<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>www.rijalassamarani.wordpress.com</title>
	<atom:link href="http://rijalassamarani.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rijalassamarani.wordpress.com</link>
	<description>beribadahlah kepada Alloh saja dan ingkarilah thoghut itu</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Sep 2011 03:37:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rijalassamarani.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>www.rijalassamarani.wordpress.com</title>
		<link>http://rijalassamarani.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rijalassamarani.wordpress.com/osd.xml" title="www.rijalassamarani.wordpress.com" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rijalassamarani.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>sunnah-sunnah fitrah</title>
		<link>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/06/07/sunnah-sunnah-fitrah-1/</link>
		<comments>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/06/07/sunnah-sunnah-fitrah-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2008 10:52:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/rijal/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan. Apa saja sunnah-sunnah fitrah itu dan apa dalilnya ? Jawaban. Yaitu sunnah-sunnah yang disebutkan dalam hadits Abu Hurairah Radhiyallahu&#8217;anhu dan hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha. Adapun hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, &#8220;Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. &#8220;Artinya : Lima perkara yang termasuk fitrah, yaitu : mencukur bulu kemaluan, berkhitan, memotong kumis, mencabut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=53&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan.<br />
Apa saja sunnah-sunnah fitrah itu dan apa dalilnya ?</p>
<p>Jawaban.<br />
Yaitu sunnah-sunnah yang disebutkan dalam hadits Abu Hurairah Radhiyallahu&#8217;anhu dan hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha. Adapun hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, &#8220;Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.<span id="more-53"></span></p>
<p>&#8220;Artinya : Lima perkara yang termasuk fitrah, yaitu : mencukur bulu kemaluan, berkhitan, memotong kumis, mencabut bulu ketiak, dan memotong kuku&#8221;[Hadits Riwayat Bukhari 5550, 5552, 5939. Muslim 257. Abu Dawud 4198. Tirmidzi 2756 dan ini lafalnya. Nasa'i 10. Ibnu Majah 292]</p>
<p>Adapun hadits Aisyah, yaitu dari jalan Zakariya bin Abu Zaidah dan Mush&#8217;ab bin Abu Syaibah dari Thalq bin Habib dari Abu Zubair dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, ia berkata, &#8220;Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.</p>
<p>&#8220;Artinya : Sepuluh perkara yang termasuk fitrah, yaitu : memotong kumis, membiarkan jenggot, bersiwak (gosok gigi), memasukkan air ke dalam hidung (ketika berwudhu), memotong kuku, membasuh ruas jari, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan , beristinja&#8217; (dengan menggunakan air)&#8221;</p>
<p>Zakaria berkata, &#8220;Mus&#8217;ab berkata, ‘Aku lupa perkara yang kesepuluh. Kalau tidak salah adalah berkumur&#8221; [Hadits Riwayat Ahmad VI/137. Muslim 261. Nasa'i 5040. dan Tirmidzi 2757]</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rijalassamarani.wordpress.com/53/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rijalassamarani.wordpress.com/53/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rijalassamarani.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rijalassamarani.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rijalassamarani.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rijalassamarani.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rijalassamarani.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rijalassamarani.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rijalassamarani.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rijalassamarani.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rijalassamarani.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rijalassamarani.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rijalassamarani.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rijalassamarani.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rijalassamarani.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rijalassamarani.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=53&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/06/07/sunnah-sunnah-fitrah-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Yusuf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Abdul Hadi At-Tunisy</title>
		<link>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/05/13/abdul-hadi-at-tunisy/</link>
		<comments>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/05/13/abdul-hadi-at-tunisy/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 04:34:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/rijal/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Beliau termasuk dari para lelaki yang taat&#8230; beliau adalah Abdul Hadi At Tunisy. Allah memberikan kekuatan badan kepadanya, akal yang cerdas, hati yang bersih. Selalu menampakkan senyum sepanjang hidupnya, dan beliau seorang pemberani yang tidak dapat digambarkan keberaniannya. Beliau termasuk orang yang pertama-tama datang ke Afghanistan bersama teman-teman arab lainnya. Pada saat itu orang-orang arab [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=98&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beliau termasuk dari para lelaki yang taat&#8230; beliau adalah Abdul Hadi At Tunisy. Allah memberikan kekuatan badan kepadanya, akal yang cerdas, hati yang bersih. Selalu menampakkan senyum sepanjang hidupnya, dan beliau seorang pemberani yang tidak dapat digambarkan keberaniannya.</p>
<p>Beliau termasuk orang yang pertama-tama datang ke Afghanistan bersama teman-teman arab lainnya. Pada saat itu orang-orang arab sedang membuka leber-lebar bantuannya.</p>
<p><span id="more-98"></span>Beliau adalah seorang bisnismen dan saudagar di Tunis dan Eropa. Dan beliau lihai dalam hal ulah-kanuragan (beladiri). Beliau menguasai karate dan telah menyandang sabuk hitam yang menunjukkan kekekaran tubuh beliau.</p>
<p>Allah memuliakan beliau dengan masuk ke bumi jihad dan berserikat dengan para ikhwah mujahidin Afghan di dalam jihad. Dan Allah memuliakan beliau dengan mengikuti banyak amaliyat, hingga Allah berkehendak kepadanya menjadikan beliau tawanan perang &#8211; musuh -.</p>
<p>Orang-orang Rusia menangkap beliau dan menjebloskannya ke dalam Penjara pusat di Kabul. Penjara inilah yang menampung tawanan mujahidin arab ketika terjadi aliansi utara. Semoga Allah membebaskan mereka. Amien &#8230;.. amien &#8230;..</p>
<p>Sebenarnya beliau adalah orang arab yang tertawan paling dulu di Afghanistan. Beliau selalu di pukuli dan disiksa dengan siksaan yang berat hingga mereka lelah di dalam menyiksa. Hingga pada akhirnya mereka memaksa beliau ditayangkan di siaran Televisi Afghan dan &#8211; beliau dipaksa &#8211; berbicara di depan manusia bahwasanya beliau datang ke Afghanistan dalam rangka membantu Amerika untuk menguasai Afghanistan&#8230; dan &#8230; dan &#8230; dan &#8230; &#8211; dipaksa untuk &#8211; berbicara yang dapat menyakiti pendengaran mujahidin. Maka beliaupun menolak paksaan itu hingga beliau disiksa, bahkan mereka mengkoyak-koyak tubuh beliau. Akan tetapi beliau &#8211; tetap tegar &#8211; bagaikan Gunung yang kokoh, seperti kokohnya Gunung Torabora yang diguncang dengan Bom tapi ia tetap kokoh tidak terkoyak.</p>
<p>Disana ada seorang ikhwah arab yang ditawan, lalu mereka mengeluarkannya setelah dipaksa untuk tampil di tayangan Televisi untuk mengucapkan apa yang mereka kehendaki.</p>
<p>Kabar &#8211; tentang kekokohan Abdul Hadi &#8211; sampai ke telinga pegawai penjara hingga menjadi berita utama di penjara. Datanglah salah satu perwira Rusia yang disebut-sebut sebagai pembesar dan orang yang mulia dan ia berhenti di depan sel teman kita ini &#8211; Abdul Hadi -.</p>
<p>Perwira itu berkata: <em>&#8220;Keluarkan orang arab ini kepadaku agar ia mendapat pelajaran yang tidak dapat ia lupakan, dan akan aku didik &#8211; siksa &#8211; dia&#8221;.</em></p>
<p>Benar &#8230; mereka mengeluarkan singa Abdul Hadi dan berhenti tepat di depan perwira itu. Perwira itu melihatnya dengan pandangan mengejek lalu memukulnya dengan pukulan yang kuat. Dia berkata: <em>&#8220;Dimana Robmu yang engkau sembah? Suruh dia turun menolongmu!</em>&#8221; Mendengar ejekan itu berkobarlah amarah singa Abdul Hadi, beliau marah karana Allah ‘Azza wa Jalla, lalu beliau mengumpulkan sisa-sisa kekuatannya yang telah pudar dan beliau bergerak dengan gesit mengarah perwira itu dan langsung memukulnya. Hingga beliau dan perwira itu sama-sama jatuh pinsan. Begitulah beliau dalam kondisi lapang dan sempit. Beliau marah karena Allah dan menolong Dien-Nya. Sampai Allah memudahkan urusannya dan mengeluarkan beliau dari tahanan setelah berlalu lima tahun ia jalani di dalam penjara Rusia komunis.</p>
<p>Ketika engkau saksikan tubuhnya maka perasaan ini akan menjadi semangat&#8230;.. engkau saksikan  tulang iga dadanya semuanya remuk bekas pukulan, kedua tangan dan kakinya patah.</p>
<p>Sungguh siksaan macam apakah yang telah beliau alami !!! dan derita apakah yang beliau rasakan !!!</p>
<p>Syekh Syyaf membawa beliau ke negeri eropa untuk berobat, hingga Allah memberikan kesembuhan beliau setelah berobat selama satu tahun penuh. Kemudian beliau kembali lagi ke Afghanistan, dan beliau mendengar ada amaliyat besar-besaran di Jalalabad. Lalu beliau menyiapkan diri dan masuk bersama mujahidin ke medan perang dan terbuktilah kepahlawanan dan pengorbanan beliau.</p>
<p>Beliau masuk ke dalam bersama dengan salah seorang ikhwah dari Saudi &#8211; saya lupa kunyahnya -, dan beliau menjadi fotografer majalah Bunyanul Marshus.</p>
<p>Orang-orang Afghan melakukan Wideroll &#8211; mundur -&#8230;.. dan orang-orang Komunis dapat menduduki daerah tersebut dan mengepung kedua ikhwan kita ini, lalu keduanya dibunuh oleh orang komunis sebagai pahlawan. Hingga keduanya terbunuh &#8211; semoga Allah merahmati keduanya &#8211; dan diterima-Nya masuk ke dalam Jannah-Nya.</p>
<p>Allah telah mmberikan rahmatnya kepada Abdul Hadi At Tunisi dan menerima amalnya selama lima tahun mendekam di dalam penjara Rusia.</p>
<p>Allah telah melimpahkan rahmatnya kepada seorang arab yang paling dahulu di penjara di Afghanistan&#8230;..</p>
<p>Allah telah melimpahkan rahmatnya kepada semua syuhada&#8217; dan menerima semua amalan mereka yang telah lalu &#8230;..</p>
<p>Di ambil dari: Kisah Perjalanan Para Peminang Bidadari (Abdullah Amani Syahid)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rijalassamarani.wordpress.com/98/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rijalassamarani.wordpress.com/98/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rijalassamarani.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rijalassamarani.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rijalassamarani.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rijalassamarani.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rijalassamarani.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rijalassamarani.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rijalassamarani.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rijalassamarani.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rijalassamarani.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rijalassamarani.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rijalassamarani.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rijalassamarani.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rijalassamarani.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rijalassamarani.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=98&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/05/13/abdul-hadi-at-tunisy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Yusuf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Definisi Pembela Thoghut</title>
		<link>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/05/03/definisi-pembela-thoghut/</link>
		<comments>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/05/03/definisi-pembela-thoghut/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 May 2008 04:27:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[tauhid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/rijal/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Adapun para pembela thoghut adalah orang-orang yang mempertahankannya dan membantunya sampai berperang, membelanya baik dengan perkataan maupun perbuatan. Maka setiap orang yang membantu mereka dengan perkataan maupun perbuatan adalah para pembela thoghut. Karena peperangan itu terjadi dengan perkataan dan perbuatan . sebagaimana kata Ibnu Taimiyah &#8211; ketika berbicara tentang memerangi orang kafir asli &#8211; : [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=97&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adapun para pembela thoghut adalah orang-orang yang mempertahankannya dan membantunya sampai berperang, membelanya baik dengan perkataan maupun perbuatan. Maka setiap orang yang membantu mereka dengan perkataan maupun perbuatan adalah para pembela thoghut. Karena peperangan itu terjadi dengan perkataan dan perbuatan . sebagaimana kata Ibnu Taimiyah &#8211; ketika berbicara tentang memerangi orang kafir asli &#8211; : &#8220;Adapun orang yang tidak mempunyai kelayakan untuk berperang seperti perempuan, anak-anak, pendeta, orang tua, orang buta, orang cacat dan orang-orangyang semacam mereka tidak boleh dibunuh menurut mayoritas ulama&#8217; kecuali jika mereka ikut berperang dengan perkataan atau perbuatannya.&#8221; (Majmu&#8217; Fatawa XXVIII/354).</p>
<p><span id="more-97"></span>Dan beliau juga berkata: &#8220;Dan perempuan mereka tidaklah dibunuh kecuali jika mereka ikut berperang dengan perkataan atau perbuatan, berdasarkan kesepakan para ulama&#8217;.&#8221; (Majmu&#8217; Fatawa XXVIII/14) Dan beliau juga berkata: &#8220;Peperangan itu ada dua macam; peperangan dengan tangan dan peperangan dengan lisan &#8211; sampai beliau mengatakan &#8211; begitu pula perusakan itu kadang dilakukan dengan tangan dan kadang dilakukan dengan lisan, dan perusakan agama dengan lisan itu lebih lemah daripada dengan tangan.&#8221; (Ash-Shorimul Maslul, hal. 385).</p>
<p>Yang dimaksud dengan para pembela thoghut adalah;</p>
<p>A.  Orang-orang yang membantu dengan perkataan. Dalam hal ini yang paling menonjol adalah; sebagian dari ulama&#8217; suu&#8217;, dan para pelajar yang memberikan pengesahan secara syar&#8217;ii kepada para penguasa kafir. Mereka membantah tuduhan atas kekafiran para penguasa tersebut dan membodoh-bodohkan kaum muslimin yang berjihad memberontak mereka. Mereka-mereka itulah yang menuduh sesat para mujahidin dan menipu para penguasa. Juga termasuk orang-orang yang membantu dengan perkataan ini adalah para penulis, para jurnalis dan penyiar-penyiar berita yang melakukan perbuatan yang sama.</p>
<p>B.    Orang-orang yang membela dengan perbuatan. Dalam hal ini yang paling menonjol adalah balatentara penguasa kafir, sama saja apakah mereka itu angkatan bersenjata atau polisi. Baik yang melakukan secara langsung maupun tidak langsung. Mereka ini di dalam undang-undang negara dipersiapkan untuk melaksanakan beberapa tugas, di antaranya;</p>
<p>- Menjaga system negara secara umum, yang hal itu berarti terus berlakunya pelaksanaan undang-undang kafir dan menghukum semua orang yang menentangnya atau berusaha mengubahnya.</p>
<p>- Menjaga keabsahan undang-undang, yang hal ini berarti menjaga penguasa kafir itu sendiri, karena penguasa tersebut dianggap sebagai penguasa yang syah berdasarkan undang-undang mereka, dan karena dia diangkat sesuai dengan peraturan yang berlaku sesuai dengan undang-undang positif.</p>
<p>- Memperkuat kekuasaan undang-undang, dengan  cara melaksanakan hal-hal yang diwajibkan oleh undang-undang, dan masuk dalam hal ini pelaksanaan hukum yang dikeluarkan oleh pengadilan yang berdasarkan undang-undang thoghut.</p>
<p>Dan masuk kedalam golongan pembela thoghut juga setiap orang yang membantu mereka dengan perkataan atau perbuatan dari selain yang telah kami sebutkan di sini, meskipun orang yang memberikan bantuan tersebut adalah negara lain, hukumnya sama saja.</p>
<p>Inilah yang dimaksud dengan thoghut dan mereka itulah yang dimaksud dengan para pembela thoghut.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rijalassamarani.wordpress.com/97/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rijalassamarani.wordpress.com/97/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rijalassamarani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rijalassamarani.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rijalassamarani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rijalassamarani.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rijalassamarani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rijalassamarani.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rijalassamarani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rijalassamarani.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rijalassamarani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rijalassamarani.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rijalassamarani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rijalassamarani.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rijalassamarani.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rijalassamarani.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=97&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/05/03/definisi-pembela-thoghut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Yusuf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Macam-macam Thoghut</title>
		<link>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/05/01/macam-macam-thoghut/</link>
		<comments>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/05/01/macam-macam-thoghut/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 04:21:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[tauhid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/rijal/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Adapun Syaikh Sulaiman bin Samhan An-Najdi berkata: &#8220;Thoghut itu tiga macam: thoghut dalam hukum, thoghut dalam ibadah dan thoghut dalam ketaatan dan pengikutan.&#8221; (Ad-Duror As-Sunniyah VIII/272) Kami ringkaskan dari uraian di atas : &#8220;Sesungguhnya pendapat yang paling mencakup pengertian thoghut adalah pendapat yang mengatakan bahwa thoghut itu adalah segala apa yang diibadahi selain Alloh &#8211; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=96&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adapun Syaikh Sulaiman bin Samhan An-Najdi berkata: &#8220;<strong>Thoghut itu tiga macam: thoghut dalam hukum, thoghut dalam ibadah dan thoghut dalam ketaatan dan pengikutan.</strong>&#8221; (Ad-Duror As-Sunniyah VIII/272)</p>
<p>Kami ringkaskan dari uraian di atas : &#8220;Sesungguhnya pendapat yang paling mencakup pengertian thoghut adalah pendapat yang mengatakan bahwa thoghut itu adalah segala apa yang diibadahi selain Alloh &#8211; dan ini adalah perkataan Imam Malik &#8211; dan pendapat yang mengatakan; sesungguhnya thoghut itu adalah syetan &#8211; dan ini adalah perkataan mayoritas sahabat dan tabi&#8217;in &#8211; adapun selain dua pendapat ini merupakan cabang dari keduanya. Dan dua perkataan ini kembali kepada dua kepada satu pokok yang mempunyai hakekat dan mempunyai wujud.</p>
<p><span id="more-96"></span>Barangsiapa yang melihat kepada wujudnya maka dia mengatakan bahwa thoghut itu adalah segala sesuatu yang diibadahi selain Alloh, dan barang siapa yang melihat kepada hakekatnya maka dia mengatakan thoghut itu syetan. Hal itu karena syetan itulah yang mengajak untuk beribadah kepada selain Alloh, selain dia juga mengajak untuk melakukan setiap kejahatan. Alloh berfirman:</p>
<p dir="rtl">ألم تر أنا أرسلنا الشياطين على الكافرين تؤزّهم أزاً</p>
<p><em>Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka membuat ma&#8217;siat dengan sungguh-sungguh, (QS. 19:83)</em></p>
<p>Dengan demikian setiap orang yang kafir dan setiap orang yang beribadah kepada selain Alloh, maka ia melakukan itu karena ditipu oleh syetan, dan setiap orang yang beribadah kepada selain Alloh, pada hakekatnya dia beribadah kepada syetan. Alloh berfirman:</p>
<p dir="rtl">ألم أعهد إليكم يابني آدم ألا تعبدوا الشيطان</p>
<p><em>Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? (QS. 36:60)</em></p>
<p>Dan Alloh berfirman tentang Ibrohim:</p>
<p dir="rtl">ياأبت لاتعبد الشيطان</p>
<p><em>Wahai bapakku janganlah kamu menyembah syetan. (Maryam: 44)</em></p>
<p>Padahal bapaknya menyembah berhala, sebagaimana firmanAlloh:</p>
<p dir="rtl">وإذ قال إبراهيم لأبيه آزر أتتخذ أصناما آلهة</p>
<p><em>Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya Aazar:&#8221;Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai ilah-ilah. &#8220;. (QS. 6:74)</em></p>
<p>Jadi syetan itu adalah thoghut yang paling besar, sehingga barang siapa yang beribadah kepada berhala baik itu batu atau pohon atau manusia maka sebenarnya dia beribadah kepada syetan. Dan setiap orang yang memutuskan perkara kepada manusia, atau undang-undang selain Alloh, maka sebenarnya dia itu memutuskan perkara kepada syetan, dan inilah yang dimaksud dengan berhukum kepada thoghut.</p>
<p>Dengan demikian barangsiapa yang mengatakan dengan ungkapan umun dan ditinjau dari wujudnya, dia akan mengataka (bahwa thoghut itu adalah); segala sesuatau yang diibadahi selain Alloh. Dan barang siapa yang mengatakan dengan ungkapan umum dan ditinjau dari hakekatnya, dia akan mengatakan thoghut itu syetan, sebagaimana yang kami nukil di atas.</p>
<p>Dan barang siapa yang mengatakan dengan ungkapan yang terperinci dan ditinjau dari wujudnya, dia akan mengatakan (bahwa thoghut itu adalah) segala sesuatau yang disembah atau diikuti atau ditaati atau didatang untuk memutuskan perkara selain Alloh, dan ini adalah perkataan Ibnul Qoyyim, dan perkataan Sulaiman Bin Samhan dekat dengan ini. Semua ini kembali kepada makna ibadah. Dan <em>ittiba&#8217;</em> (ikut), <em>taat</em> dan <em>berhukum</em> itu semuanya adalah ibadah yang tidak boleh dilakukan kecuali kepada Alloh. Sebagaimana firman Alloh:</p>
<p dir="rtl">اتبعوا ماأنزل إليكم من ربكم ولا تتبعوا من دونه أولياء</p>
<p><em>Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya. (QS. 7:3)</em></p>
<p>Ini tentang ittiba&#8217;.</p>
<p>Dan Alloh berfirman:</p>
<p dir="rtl">قل أطيعوا الله والرسول فإن تولوا فإن الله لايحب الكافرين</p>
<p><em>Katakanlah:&#8221;Ta&#8217;atilah Allah dan Rasul-Nya; Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir&#8221;. (QS. 3:32)</em></p>
<p>Dan ini tentang ketaatan.</p>
<p>Dan Alloh berfirman:</p>
<p dir="rtl">ولايُشرك في حكمه أحداً</p>
<p><em>dan Dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan&#8221;. (QS. 18:26)</em></p>
<p>Dan ini tentang berhukum.</p>
<p>Maka mengesakan Alloh dalam ittiba&#8217;, taat dan beerhukum semuanya masuk dalam pengertian mengesakan dalam ibadah &#8211; yaitu tauhid uluhiyah &#8211; sebagaimana mengesakan Alloh dalam sholat, berdo&#8217;a dan beribadah, ini semua adalah bentuk ibadah. Dan Alloh berfirman:</p>
<p dir="rtl">وماأرسلنا من قبلك من رسول إلا نوحي إليه أنه لا إله إلا أنا فاعبدون</p>
<p><em>Dan Kami tidak mengutus seorang rasul sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya:&#8221;Bahwasanya tidak ada Ilah(yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku&#8221;. (QS. 21:25)</em></p>
<p>Dengan demikian maka ibadah adalah sebuah nama yang mencakup spa saja yang dicintai dan diridloi Alloh, berupa perkataan dan perbuatan, baik lahir maupun batin.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rijalassamarani.wordpress.com/96/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rijalassamarani.wordpress.com/96/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rijalassamarani.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rijalassamarani.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rijalassamarani.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rijalassamarani.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rijalassamarani.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rijalassamarani.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rijalassamarani.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rijalassamarani.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rijalassamarani.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rijalassamarani.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rijalassamarani.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rijalassamarani.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rijalassamarani.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rijalassamarani.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=96&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/05/01/macam-macam-thoghut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Yusuf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5 Dedengkot Thoghut</title>
		<link>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/29/5-dedengkot-thoghut/</link>
		<comments>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/29/5-dedengkot-thoghut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 04:10:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[tauhid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/rijal/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Maka barang siapa yang kufur terhadap thoghut dan beriman kepada Alloh maka dia telah berpegang dengan tali yang sangat kuat.&#8221; (Al-Baqoroh: 256) Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab mengatakan: &#8220;Thoghut itu pengertiannya umum; maka setiap apa yang diibadahi selain Alloh dan dia rela dengan peribadahan itu, baik berupa sesuatu yang disembah atau diikuti atau ditaati selain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=95&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Maka barang siapa yang kufur terhadap thoghut dan beriman kepada Alloh maka dia telah berpegang dengan tali yang sangat kuat.&#8221; (Al-Baqoroh: 256)</em></p>
<p>Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab mengatakan: &#8220;Thoghut itu pengertiannya umum; maka setiap apa yang diibadahi selain Alloh dan dia rela dengan peribadahan itu, baik berupa sesuatu yang disembah atau diikuti atau ditaati selain ketaatan kepada Alloh dan rosulNya adalah thoghut. Thoghut itu banyak dan kepalanya ada lima:</p>
<p><span id="more-95"></span><strong><span style="text-decoration:underline;">Pertama;</span></strong><strong> </strong>Syetan yang menyeru untuk beribadah kepada selain Alloh, dalilnya adalah:</p>
<p dir="rtl">ألم أعهد إليكم يابني آدم أن لاتعبدوا الشيطان إنه لكم عدو مبين</p>
<p><em>Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagi kamu&#8221;, (QS. 36:60)</em></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Kedua;</span></strong> Seorang penguasa yang dzolim yang merubah hukum-hukum Alloh. Dalilnya adalah:</p>
<p dir="rtl">ألم تر إلى الذين يزعمون أنهم آمنوا بما أنزل إليك وماأنزل من قبلك يريدون أن يتحاكموا إلى الطاغوت وقد أمِروا أن يكفروا به ويريد الشيطان أن يضلهم ضلالا بعيداً</p>
<p><em>Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. (QS. 4:60)</em></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Ketiga;</span></strong> Orang yang memutuskan perkara dengan selain apa yang diturunkan Alloh. Dalilnya adalah:</p>
<p dir="rtl">ومن لم يحكـم بما أنـزل اللـه فأولئــك هم الكافرون</p>
<p><em>Barang siapa yang tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-oang yang kafir. (QS. 5:44)</em></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Keempat;</span></strong> Orang yang mengaku mengetahui hal-hal yang ghoib selain Alloh. Dalilnya adalah :</p>
<p dir="rtl">عالـم الغيب فلا يُظهر على غيبه أحداً، إلا من ارتضى من رسول،  فإنه يسلك من بين يديه ومن خلفه رصداً</p>
<p><em>(Dia adalah Rabb) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. (QS. 72: 26 &#8211; 27)</em></p>
<p>Dan Alloh berfirman:</p>
<p dir="rtl">وعنده مفاتح الغيب لايعلمها إلا هو، ويعلم مافي البر والبحر، وماتسقط من ورقة إلا يعلمها ولا حبة في ظلمات الأرض ولا رطب ولا يابس إلا في كتاب مبين</p>
<p><em>Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melaimkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (QS. 6:59)</em></p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Kelima;</span></strong> Orang yang diibadahi selain Alloh dan dia rela dengan ibadah itu. Dalilnya adalah:</p>
<p dir="rtl">ومن يقل منهم إني إله من دونه فذلك نجزيه جهنم، كذلك نجزي الظالمين</p>
<p><em>Dan barangsiapa diantara mereka mengatakan:&#8221;Sesungguhnya aku adalah ilah selain daripada Allah&#8221;, maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahanam, demikian Kami memberi balasan kepada orang-oramg zhalim. (QS. 21:29)</em></p>
<p>(Dinukil dari Risalah Ma&#8217;na Ath-Thoghut, tulisan Muhammad bin Abdul Wahhab, yang terdapat dalam Majmu&#8217;atut Tauhid cet. Maktabah Ar-Riyadl Al-Haditsh, hal. 260.)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rijalassamarani.wordpress.com/95/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rijalassamarani.wordpress.com/95/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rijalassamarani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rijalassamarani.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rijalassamarani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rijalassamarani.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rijalassamarani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rijalassamarani.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rijalassamarani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rijalassamarani.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rijalassamarani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rijalassamarani.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rijalassamarani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rijalassamarani.wordpress.com/95/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rijalassamarani.wordpress.com/95/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rijalassamarani.wordpress.com/95/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=95&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/29/5-dedengkot-thoghut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Yusuf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penjelasan Tentang Definisi Thoghut</title>
		<link>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/17/penjelasan-tentang-definisi-thoghut/</link>
		<comments>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/17/penjelasan-tentang-definisi-thoghut/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 04:04:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[tauhid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/rijal/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Iman seorang hamba tidak syah sampai dia mengkafiri thoghut. Alloh berfirman: فمن يكفر بالطاغوت ويؤمن بالله فقد استمسك بالعروة الوثقى &#8220;Maka barang siapa yang kufur terhadap thoghut dan beriman kepada Alloh maka dia telah berpegang dengan tali yang sangat kuat.&#8221; (Al-Baqoroh: 256) Dan ayat ini merupakan tafsiran syahadat laa ilaaha illalloh, yang berisi nafyu dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=94&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Iman seorang hamba tidak syah sampai dia mengkafiri thoghut. Alloh berfirman:</p>
<p dir="rtl">فمن يكفر بالطاغوت ويؤمن بالله فقد استمسك بالعروة الوثقى</p>
<p><em>&#8220;Maka barang siapa yang kufur terhadap thoghut dan beriman kepada Alloh maka dia telah berpegang dengan tali yang sangat kuat.&#8221; (Al-Baqoroh: 256)</em></p>
<p><span id="more-94"></span>Dan ayat ini merupakan tafsiran syahadat laa ilaaha illalloh, yang berisi <em>nafyu</em> dan <em>itsbat</em>;</p>
<p><em>An-Nafyu</em> artinya meniadakan peribadahan dari setiap apa yang diibadahi selain Alloh. Hal ini direalisasikan dengan meyakini batilnya beribadah kepada selain Alloh, meninggalkan peribadahan itu, membencinya, mengkafirkan pelakunya dan memusuhi mereka. Inilah yang dimaksud dengan mengkufuri thoghut. Hal ini sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.</p>
<p>Dan <em>al-Itsbat</em> artinya menetapkan peribadahan hanya untuk Alloh semata, dengan mengarahkan semua bentuk peribadahan hanya kepada Alloh semata. Dan inilah yang dimaksud dengan beriman kepada Alloh yang disebutkan dalam ayat di atas.</p>
<p>Ibnu Katsir berkata: &#8220;Dan firman Alloh:</p>
<p dir="rtl">فمن يكفـر بالطاغـوت ويؤمـن بالله فقد استمسك بالعروة الوثقى لا انفصام لها</p>
<p><em>&#8220;Maka barang siapa yang kufur terhadap thoghut dan beriman kepada Alloh maka dia telah berpegang dengan tali yang sangat kuat. Tidak akan putus tali itu&#8221; (Al-Baqoroh: 256)</em></p>
<p>Maksudnya barangsiapa yang meninggalkan tandingan-tandingan, berhala-berhala dan segala yang diserukan oleh syaitan untuk diibadahi selain Alloh, lalu mentauhidkan Alloh dengan beribadah hanya kepadanya dan bersaksi bahwasanya tidak ada ilah yang diibadahi secara benar kecuali Alloh ‘maka dia telah berpegang dengan tali yang sangat kuat&#8217; maksudnya ia telah kokoh urusannya dan istiqomah pada jalan yang paling baik dan pada jalan yang lurus.&#8221;</p>
<p>Kemudian Ibnu Katsir menukil dari Umar ibnul Khothob bahwa thoghut itu adalah syetan. Dan Ibnu Katsir berkata: &#8220;Yang dimaksud dengan thoghut dalam firman Alloh adalah syetan, arti ini sangat kuat, karena nencakup segala kejelekan orang-orang jahiliyah yang berupa beribadah kepada berhala, berhukum kepadanya dan miminta pertolongan kepadanya.&#8221; (Tafsir Ibnu Katsir I/311). Dan pada I/512 Ibnu Katsir berkata: &#8220;Perkataan Umar itu juga dikatakan oleh Ibnu Abbas, Abul ‘Aliyah, Mujahid, ‘Atho&#8217;, Ikrimah, Sa&#8217;id bin Jubair, Asy-Sya&#8217;bi, Al-Hasan, Adl-dlohak dan As-Saddi.</p>
<p>Dan Ibnu Katsir menukil dari Jabir rodliyallohu ‘anhu, bahwa thoghut itu adalah: Para dukun yang disinggahi syetan.</p>
<p>Dan dia juga menukil dari Mujahid bahwa thoghut itu artinya; Syetan dalam bentuk manusia yang di datangi untuk memutuskan perkara, dan dia yang menguasai urusan mereka.</p>
<p>Dan dia menukil dari Imam Malik bahwa thoghut itu artinya adalah; segala sesuatu yang diibadahi selain Alloh swt.</p>
<p>Dan dalam menafsirkan firman Alloh:</p>
<p dir="rtl">ألم تر إلى الذين يزعمون أنهم آمنوا بما أنزل إليك وماأنزل من قبلك يريدون أن يتحاكموا إلى الطاغوت وقد أمِروا أن يكفروا به</p>
<p><em>Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengkufuri thaghut itu. (QS. 4:60)</em></p>
<p>Ibnu Katsir berkata: &#8220;Ayat ini lebih umum dari pada itu semua, sesungguhnya ayat itu merupakan celaan bagi setiap orang yang menyeleweng dari Al-Qur&#8217;an dan As-Sunnah, serta berhukum kepada selain keduanya. Dan inilah yang dimaksud dengan thoghut di sini.&#8221; (Tafsir Ibnu Katsir I/619).</p>
<p>Ibnul Qoyyim berkata: &#8220;Thoghut adalah segala sesuatu yang mana seorang hamba itu melampaui batas padanya, baik berupa sesuatu yang diibadahi atau diikuti atau ditaati. Maka thoghut adalah segala sesuatu yang dijadikan pemutus perkara oleh suatu kaum, selain Alloh dan rosulNya, atau mereka ibadahi selain Alloh, atau mereka ikuti tanpa berdasarkan petunjuk dari Alloh, atau mereka taati pada perkara yang mereka tidak tahu bahwa itu ketaatan kepada Alloh. Inilah thoghut didunia ini, apabila engkau renungkan keadaan manusia bersama thoghut ini engkau akan melihat mereka kebanyakan berpaling dari berhukum kepada Alloh dan RosulNya lalu berhukum kepada thoghut, dan berpaling dari mentaati Alloh dan mengikuti rosulNya lalu mentaati dan mengikuti thoghut.&#8221; (A&#8217;lamul Muwaqqi&#8217;in I/50)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rijalassamarani.wordpress.com/94/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rijalassamarani.wordpress.com/94/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rijalassamarani.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rijalassamarani.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rijalassamarani.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rijalassamarani.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rijalassamarani.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rijalassamarani.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rijalassamarani.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rijalassamarani.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rijalassamarani.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rijalassamarani.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rijalassamarani.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rijalassamarani.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rijalassamarani.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rijalassamarani.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=94&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/17/penjelasan-tentang-definisi-thoghut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Yusuf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Seorang yang Masuk Surga Padahal Belum Pernah Shalat</title>
		<link>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/13/kisah-seorang-yang-masuk-surga-padahal-belum-pernah-shalat/</link>
		<comments>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/13/kisah-seorang-yang-masuk-surga-padahal-belum-pernah-shalat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 03:55:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/rijal/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Tatkala Rasulullah mengadakan pengepungan terhadap beberapa benteng Khaibar, datang seorang penggembala yang berwajah hitam bersama kambing-kambing gembalaannya. Dia bekerja dengan orang-orang Yahudi di benteng itu sebagai orang upahan. Lalu dia berkata kepada Rasulullah, &#8220;Wahai Rasulullah, paparkan kepadaku apa itu Islam.&#8221; Lantas beliau memaparkannya secara panjang lebar, maka orang itu pun masuk Islam. Tatkala sudah masuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=93&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tatkala Rasulullah mengadakan pengepungan terhadap beberapa benteng Khaibar, datang seorang penggembala yang berwajah hitam bersama kambing-kambing gembalaannya. Dia bekerja dengan orang-orang Yahudi di benteng itu sebagai orang upahan. Lalu dia berkata kepada Rasulullah, &#8220;Wahai Rasulullah, paparkan kepadaku apa itu Islam.&#8221; Lantas beliau memaparkannya secara panjang lebar, maka orang itu pun masuk Islam.</p>
<p><span id="more-93"></span> Tatkala sudah masuk Islam, dia berkata, &#8220;Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku ini seorang upahan yang bekerja pada pemilik kambing-kambing ini sebagai amanat bagiku. Apa yang seharusnya aku perbuat.?&#8221;</p>
<p>Beliau menjawab, &#8220;Lemparkan pasir ke wajah-wajahnya, pasti ia akan kembali lagi ke tuannya.&#8221; Maka, si penggembala berkulit hitam ini mengambil segenggam kerikil, lalu melemparkannya ke arah wajah kambing-kambing tersebut seraya berkata, ‘pulanglah ke tuan kalian, demi Allah, aku tidak akan pernah sudi lagi menemani kalian.&#8221; Maka kambing-kambing itu pun pergi secara bergerombolan seakan ada orang yang menggiringnya hingga semuanya masuk ke benteng itu.</p>
<p>Setelah itu, si penggembala maju ke arah benteng itu untuk ikut serta berperang bersama kaum Muslimin namun dia terkena lemparan batu keras yang kemudian merenggut nyawanya, padahal dia belum sempat shalat untuk Allah walaupun satu raka&#8217;at.</p>
<p>Kemudian jenazahnya dibawa ke samping Rasulullah SAW., dalam kondisi tertutup dengan pakaian yang terlilit. Lalu beliau yang ketika itu bersama sebagian para shahabatnya menoleh ke arahnya kemudian berpaling. Mereka lantas berkata, &#8220;Wahai Rasulullah, kenapa engkau berpaling darinya.?&#8221;</p>
<p>Beliau menjawab, &#8220;Sesungguhnya dia sekarang bersama isterinya, bidadari cantik yang sedang menggerak-gerakkan badannya untuk menghilangkan debu yang menempel.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rijalassamarani.wordpress.com/93/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rijalassamarani.wordpress.com/93/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rijalassamarani.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rijalassamarani.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rijalassamarani.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rijalassamarani.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rijalassamarani.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rijalassamarani.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rijalassamarani.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rijalassamarani.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rijalassamarani.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rijalassamarani.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rijalassamarani.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rijalassamarani.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rijalassamarani.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rijalassamarani.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=93&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/13/kisah-seorang-yang-masuk-surga-padahal-belum-pernah-shalat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Yusuf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hukum Mencium Mushaf Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/03/hukum-mencium-mushaf-al-quran/</link>
		<comments>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/03/hukum-mencium-mushaf-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 03:48:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bid'ah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/rijal/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan. Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya : Apa hukumnya mencium mushaf Al-Qur&#8217;an yang sering dilakukan oleh sebagian kaum muslimin ? Jawaban. Kami yakin perbuatan seperti ini masuk dalam keumuman hadits-hadits tentang bid&#8217;ah. Diantaranya hadits yang sangat terkenal. &#8220;Artinya : Hati-hatilah kalian terhadap perkara-perkara (ibadah) yang diada-adakan, sebab semua ibadah yang diada-adakan (yang tidak ada contohnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=92&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan.<br />
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya : Apa hukumnya mencium mushaf Al-Qur&#8217;an yang sering dilakukan oleh sebagian kaum muslimin ?</p>
<p>Jawaban.<br />
Kami yakin perbuatan seperti ini masuk dalam keumuman hadits-hadits tentang bid&#8217;ah. Diantaranya hadits yang sangat terkenal.</p>
<p><span id="more-92"></span> &#8220;Artinya : Hati-hatilah kalian terhadap perkara-perkara (ibadah) yang diada-adakan, sebab semua ibadah yang diada-adakan (yang tidak ada contohnya dari Rasul) adalah bid&#8217;ah, dan semua bid&#8217;ah adalah sesat&#8221; [Shahih Targhib wa Tarhib 1/92/34]</p>
<p>Dalam hadits lain disebutkan.<br />
&#8220;Artinya : Dan semua yang sesat tempatnya di neraka&#8221;.</p>
<p>Banyak orang yang berpendapat bahwa mencium mushaf adalah merupakan perbuatan yang bertujuan untuk menghormati dan memuliakan Al-Qur&#8217;an. Betul &#8230;!, kami sependapat bahwa itu sebagai penghormatan terhadap Al-Qur&#8217;an. Tapi yang menjadi masalah : Apakah penghormatan terhadap Al-Qur&#8217;an dengan cara seperti itu dibenarkan .?</p>
<p>Seandainya mencium mushaf itu baik dan benar, tentu sudah dilakukan oleh orang yang paling tahu tentang kebaikan dan kebenaran, yaitu Rasulullah ? dan para sahabat, sebagaimana kaidah yang dipegang oleh para ulama salaf.<br />
&#8220;Artinya : Seandainya suatu perkara itu baik, niscaya mereka (para sahabat Rasul Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam) telah lebih dulu melakukannya&#8221;<br />
Itulah patokan kami.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rijalassamarani.wordpress.com/92/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rijalassamarani.wordpress.com/92/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rijalassamarani.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rijalassamarani.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rijalassamarani.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rijalassamarani.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rijalassamarani.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rijalassamarani.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rijalassamarani.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rijalassamarani.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rijalassamarani.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rijalassamarani.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rijalassamarani.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rijalassamarani.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rijalassamarani.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rijalassamarani.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=92&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/04/03/hukum-mencium-mushaf-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Yusuf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adab-adab Menguap</title>
		<link>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/03/26/adab-adab-menguap/</link>
		<comments>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/03/26/adab-adab-menguap/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2008 03:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/rijal/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Adab-Adab Menguap 1.   Apabila seseorang akan menguap, maka hendaknya menahan semampunya dengan jalan menahan mulutnya serta mempertahankannya agar dan jangan sampai terbuka, hal ini berdasarkan sabda Rasulullah: &#8220;Kuapan (menguap) itu datangnya dari syaitan. Jika salah seorang di antara kalian ada yang menguap, maka hendaklah ia menahan semampunya&#8221; (HR. Al-Bukhari no.6226 dan Muslim no.2944) Apabila tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=91&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adab-Adab Menguap</p>
<p>1.   Apabila seseorang akan menguap, maka hendaknya menahan semampunya dengan jalan menahan mulutnya serta mempertahankannya agar dan jangan sampai terbuka, hal ini berdasarkan sabda Rasulullah:</p>
<p>&#8220;Kuapan (menguap) itu datangnya dari syaitan. Jika salah seorang di antara kalian ada yang menguap, maka hendaklah ia menahan semampunya&#8221;<br />
(HR. Al-Bukhari no.6226 dan Muslim no.2944)</p>
<p><span id="more-91"></span>Apabila tidak mampu menahan, maka tutuplah mulutnya dengan meletakan tangannya pada mulutnya, hal ini berdasarkan sabda Rasulullah:<br />
&#8220;Apabila salah seorang diantara kalian menguap maka hendaklah menutup mulut dengan tangannya karena syeitan akan masuk (ke dalam mulut yang terbuka)&#8221;. (HR. Muslim no.2995 (57) dan Abu Dawud no.5026)</p>
<p>2. Tidak disyariatkan untuk meminta perlindungan dari syaitan kepada Allah ketika menguap, karena hal tersebut tidak ada contohnya dari Rasulullah, tidak pula dari Sahabatnya</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rijalassamarani.wordpress.com/91/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rijalassamarani.wordpress.com/91/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rijalassamarani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rijalassamarani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rijalassamarani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rijalassamarani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rijalassamarani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rijalassamarani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rijalassamarani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rijalassamarani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rijalassamarani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rijalassamarani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rijalassamarani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rijalassamarani.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rijalassamarani.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rijalassamarani.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=91&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/03/26/adab-adab-menguap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Yusuf</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hukum Sembelihan pada Peringatan Kematian</title>
		<link>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/03/09/hukum-sembelihan-pada-peringatan-kematian/</link>
		<comments>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/03/09/hukum-sembelihan-pada-peringatan-kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 03:39:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bid'ah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/rijal/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Tanya : Apa hukum menyembelih seekor hewan sembelihan atau lebih di rumah untuk dipersembahkan kepada arwah mayyit setelah berlangsung empat puluh hari dari hari kematiannya (40 hari-an), kemudian menghidangkan makanan dari (sembelihan tersebut) kepada orang-orang dengan tujuan sebagai bentuk ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah agar Dia mengampuni dan merahmati orang-orang yang meninggal dari mereka, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=90&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanya :</p>
<p>Apa hukum menyembelih seekor hewan sembelihan atau lebih di rumah untuk dipersembahkan kepada arwah mayyit setelah berlangsung empat puluh hari dari hari kematiannya (40 hari-an), kemudian menghidangkan makanan dari (sembelihan tersebut) kepada orang-orang dengan tujuan sebagai bentuk ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah agar Dia mengampuni dan merahmati orang-orang yang meninggal dari mereka, dan mereka menamakan hal ini dengan &#8220;ar-Rahmah&#8221; atau &#8220;makan malam mayyit&#8221;?</p>
<p><span id="more-90"></span> Jawab :</p>
<p>Bentuk penyembelihan yang anda sebutkan tersebut yang dipersembahkan kepada mayyit setelah berlangsung empat puluh hari dari tanggal kematiannya kemudian dihidangkan kepada orang-orang sebagai bentuk ibadah dan pendekatan diri kepada Allah agar Dia memberikan ampunan dan rahmat adalah bid&#8217;ah munkarah (perbuatan mengada-ada yang sangat jelek/mungkar) karena sesungguhnya Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wasallam tidak pernah melakukan hal itu, begitu juga dengan Khulafaur Rasyidun, para shahabat yang lain serta para imam-imam Ahlul &#8216;ilm.</p>
<p>Dengan demikian sikap ini adalah merupakan kesepakatan secara ijma&#8217; atas tidak disyari&#8217;atkannya hal tersebut. Dalam hadits yang shahih, Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wasallam bersabda: &#8220;barangsiapa yang melakukan suatu amalan/perbuatan yang bukan merupakan perbuatan yang kami lakukan maka hal itu adalah ditolak&#8221;. Dalam sabdanya yang lain: &#8220;barangsiapa yang mengada-ada (membuat sesuatu yang baru) dalam urusan (agama) kami ini sesuatu yang bukan darinya (agama) maka hal itu adalah ditolak&#8221;. Sedangkan bersedekah untuk mayyit baik berupa uang maupun lainnya maka hal itu tidak dilarang <strong>asalkan tidak mengkhususkan waktu tertentu dalam melakukannya.</strong></p>
<p>(Fatawa al-Lajnah al-Daaimah lil Buhuts al-&#8217;Ilmiyyah wal Ifta&#8217; , IX, hal. 107-108, no. 2927).</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/rijalassamarani.wordpress.com/90/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/rijalassamarani.wordpress.com/90/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rijalassamarani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rijalassamarani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rijalassamarani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rijalassamarani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rijalassamarani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rijalassamarani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rijalassamarani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rijalassamarani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rijalassamarani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rijalassamarani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rijalassamarani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rijalassamarani.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rijalassamarani.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rijalassamarani.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rijalassamarani.wordpress.com&amp;blog=4574328&amp;post=90&amp;subd=rijalassamarani&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rijalassamarani.wordpress.com/2008/03/09/hukum-sembelihan-pada-peringatan-kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">Yusuf</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
